Program P3-TGAI Dukung Ketahanan Pangan dan Tingkatkan Ekonomi Pedesaan Di Sektor Pertanian Desa Grogol
PONOROGO II bratamedia.id - Desa Grogol Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo merupakan salah satu Penerima manfaat Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026. Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Program tersebut diterima oleh Kelompok Masyarakat Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Guno Tirto Desa Grogol.
P3-TGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi) adalah program padat karya dari Kementerian Pekerjaan Umum untuk memperbaiki dan merehabilitasi saluran irigasi pertanian. Dilaksanakan secara swakelola oleh petani melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), program ini bertujuan mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi pedesaan.
Proyek irigasi sepanjang 240 meter dengan nilai anggaran Rp.195 juta, digunakan untuk peningkatan saluran irigasi yang menjadi kebutuhan utama para petani dalam memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian diwilayah Desa Grogol.
Ketua LSM Garda Wengker Ponorogo, Aang Parianto (Anom), melakukan monitoring langsung pada pelaksanaan pekerjaan dilokasi proyek, guna memastikan program berjalan sesuai aturan dan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program ini sangat membantu petani, lancarnya jaringan irigasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung hasil pertanian. Dari hasil pemantauan kami, pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan,” ujar Anom sapan akrabnya. Rabu, (08/07/2026).
Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan juga menunjukkan komitmen terhadap kualitas pembangunan. Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai tahapan tanpa mengabaikan mutu dan kualitas konstruksi yang dikerjakan. Sehingga saluran irigasi yang dibangun benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi para petani di Desa Grogol.
"Pekerjaan telah berjalan sesuai tahapan pelaksanaan. Para pekerja juga terlihat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai bentuk penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Selain itu, papan informasi kegiatan telah terpasang di lokasi proyek sebagai bentuk transparansi keterbukaan informasi publik kepada masyarakat." Ucapnya.
Dengan program ini, Pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur irigasi, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Dengan tersedianya saluran irigasi yang lebih baik, produktivitas pertanian diharapkan meningkat sehingga dapat mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai program Pemerintah. (Jaya)

