Pemakaian Router Berlabel IndiHome Dari PT. MIM Jadi Soroton, Akui Tidak Sesuai SOP
PACITAN II bratamedia.id – Setelah ramai dalam pemberitaan sebelumnya, di beberapa media online dan tiktok terkait Router berlabel IndiHome yang sebelumnya ditemukan terpasang di rumah pelanggan berinisial (S) yang beralamat di Dusun Sono, Desa Bangunsari, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, kini telah diganti dengan Router berlabel China Mobile. Pergantian itu terjadi setelah menjadi soroton publik, dan viral di Media Sosial, router tersebut digunakan sebagai alat jaringan internet yang dikelola oleh PT Mamura Inter Media, namun membawa identitas merek layanan milik PT Telkom Indonesia. Senin (05/07/2026).
Sebelumnya, keberadaan Router berlabel IndiHome yang terpasang memunculkan pertanyaan mengenai asal-usul dan peruntukan perangkat. Temuan itu menjadi perhatian karena Router tersebut diduga digunakan sebagai bagian dari jaringan distribusi internet yang dikelola oleh PT Mamura Inter Media, meskipun membawa identitas merek layanan milik PT Telkom Indonesia.
Dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 4 Juli 2026, Manager PT Mamura Inter Media, Yoga, mengakui bahwa perangkat yang sebelumnya terpasang memang belum memenuhi standar operasional perusahaan.
“Perangkat yang ada di lapangan memang belum sesuai standar perusahaan. Saat itu juga perangkat sudah kami ganti sesuai standar SOP kantor dan ke depannya kami berkomitmen mematuhi regulasi agar masalah serupa tidak terulang,” tulis Yoga.
Pernyataan tersebut menjadi dasar pengakuan bahwa perangkat lama memang tidak sesuai SOP internal perusahaan. Namun, PT Mamura Inter Media belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan perangkat berlabel IndiHome dapat terpasang di lokasi pelanggan, sejak kapan perangkat tersebut digunakan, serta bagaimana mekanisme pengawasan internal sehingga kondisi tersebut dapat terjadi.
Pergantian Router hanya menjawab persoalan teknis di lapangan. Disisi lain, muncul pertanyaan mengenai kepatuhan penyelenggara jasa internet terhadap standar penggunaan perangkat jaringan, pengelolaan aset, serta transparansi kepada pelanggan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT Telkom Indonesia mengenai status router berlabel IndiHome yang sebelumnya ditemukan di lokasi tersebut, termasuk apakah perangkat itu merupakan aset Telkom, perangkat pelanggan, atau telah dinonaktifkan sesuai prosedur.( Jaya/An).
