KPM Kelompok 89 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Gelar Cek Kesehatan Gratis,Wujud Kepedulian Terhadap Kesehatan Masyarakat Desa Sendang Ngrayun
PONOROGO II bratamedia.id - Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo tahun 2026 resmi di buka. Salah satunya KPM Kelompok 89 melaksanakan pengabdian di Desa Sendang Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Kegiatan kali ini KPM Kelompok 89 bekerja sama tenaga kesehatan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat Desa Sendang, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Kamis, (30/07/2026).
Kegiatan ini merupakan sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat khususnya Desa Ngrayun. Dengan diikuti kurang lebih 80 peserta, kegiatan berlangsung dari pukul 10.00 WIB (pagi), hingga selesai. Antusias warga masyarakat luar biasa, dibuktikan dengan tingkat kehadiran, khususnya para lansia dan juga warga yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya secara gratis.
Acara diawali dengan proses registrasi peserta yang dilakukan oleh mahasiswa KPM Kelompok 89. Setelah melakukan pendaftaran, masyarakat diarahkan menuju meja pemeriksaan untuk menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang didampingi oleh tenaga kesehatan. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah dan asam urat. Begitu juga Mahasiswa KPM turut membantu mengatur jalannya kegiatan agar proses pelayanan berlangsung tertib dan nyaman.
Nanang Trihandoko, M.H selaku Dosen Pembimbing Lapangan menjelaskan, Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala. Di tengah meningkatnya berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, dan diabetes pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh serta mencegah munculnya komplikasi yang lebih serius.
"Melalui kegiatan cek kesehatan gratis ini, diharapkan masyarakat Desa Ngrayun semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan, dan juga pentingnya pemeriksaan sejak dini, sebagai investasi jangka panjang." jelasnya.
Ia berharap, selain memberikan manfaat berupa deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara mahasiswa, tenaga kesehatan, Pemerintah Desa, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan sejahtera.
"Semoga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya Desa Sendang ,Kecamatan Ngrayun, serta terus menjaga, berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat." Pungkasnya. (Jaya).
