BREAKING NEWS

Aksi Damai Konsorsium Pergerakan Ponorogo Bersatu, Kritik Program Pemerintah Pusat KDMP Dan MBG " Dimana Letak Keadilan nya??"

PONOROGO II bratamedia.id - Aksi damai dari berbagai elemen yang tergabung dalam Konsorsium LSM Ponorogo, di antaranya DPC GRIB Jaya, Garda Wengker, PRC, Estafet, Garda Satu, LSM 45, Gemas dan sejumlah organisasi lainnya. Aksi Bertempat di depan Gedung DPRD Ponorogo. Kamis, (07/05/2026).

Ratusan massa turun ke jalan menggelar aksi damai untuk menyuarakan kritik terhadap program pemerintah pusat, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kebijakan terkait KDMP yang dinilai terlalu menguras anggaran negara.

Dengan membentangkan poster, spanduk, serta pengeras suara, massa berjalan sambil berorasi dari sejumlah titik menuju kantor DPRD, menyuarakan keresahan soal kondisi ekonomi rakyat, kesejahteraan guru honorer, hingga infrastruktur yang dinilai masih jauh dari layak.

Dalam orasinya, Hari Bara Ketua Grib Jaya Ponorogo secara tegas menyatakan penolakan terhadap program MBG. Ia menilai Pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan kesejahteraan guru yang selama ini berjuang mencerdaskan generasi bangsa.

"Guru sudah bertahun-tahun mengabdi, tapi kesejahteraannya masih memprihatinkan. Jangan sampai negara lebih fokus pada program yang justru dianggap menghamburkan uang rakyat,” orasinya tegas dihadapan massa.

Suara lantang dan tajam dari Anom Ketua LSM Garda Wengker Ponorogo, menyinggung soal besarnya anggaran program MBG yang disebut mencapai ratusan triliun rupiah. Menurutnya, kondisi tersebut tidak adil ketika dibandingkan dengan nasib guru honorer yang hanya menerima penghasilan Rp250 ribu hingga Rp500 ribu tiap bulan.

" Pegawai SPPG bisa bergaji jutaan bahkan ada jalur untuk PPPK, sementara guru yang sudah mengabdi puluhan tahun belum jelas nasibnya. Di mana letak keadilannya?” Ucap Anom lantang dan tegas.

Aksi Damai berlangsung dengan aman dan lancar, ditambah pengawalan ketat dari Kepolisian Resort Ponorogo, di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif. (jaya).

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar