Hartono Tekankan Generasi Muda Untuk Jadi Inspirator, Ujung Tombak Perekonomian Di Wilayah Desa
0 menit baca
PONOROGO II bratamedia.id - Hartono, S.Kom., anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra (Dapil 9), secara aktif melakukan sosialisasi dan serap aspirasi (reses) untuk memberdayakan kelompok pemuda dan petani di pedesaan, salah satunya di wilayah Ponorogo. Bertempat di Rumah Bapak Mistam, Dukuh maron, Jalan Macan Tutul no.25 Desa Galak, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Minggu, (19/04/2026).
Sosialisasi dengan mengusung tema "Menumbuhkan Minat Generasi Muda di Bidang Pertanian Untuk Meningkatkan Perekonomian dan Sebagai Wujud Kemandirian Bangsa". Diharapkan mampu menumbuhkan minat pemuda, mendorong inovasi, pemberdayaan ekonomi (UMKM tani), dan optimalisasi aset daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang pertanian.
Hartono konsisten menyambangi kelompok pemuda, tokoh masyarakat, dan petani untuk mendengar langsung tantangan infrastruktur dan pertanian guna mencari solusi konkret. Serta menyampaikan program Pemerintah kepada masyarakat.
" Dengan niat silaturahmi, Saya betul-betul bisa bertemu, bisa mendengar langsung, berkomunikasi langsung dan bersinergi membawa manfaat untuk masyarakat." Ucapnya.
Lebih lanjut, Johan Efendi, S.pd, sebagai pemateri menyampaikan dalam pemaparannya, menekankan untuk generasi muda untuk tidak malu jadi petani, ini sesuai dengan program pemerintah, untuk peningkatan ketahanan pangan.
"Jangan malu jadi petani, harus bisa jadi inspirator, jadi ujung tombak perekonomian di wilayah Desa." Jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan, yang seringkali berkaitan dengan pengolahan hasil pertanian untuk meningkatkan nilai tukar pertanian.
"aset-aset yang kurang dimanfaatkan dapat difungsikan di bidang pertanian untuk lebih produktif yang melibatkan peran pemuda guna mendongkrak ekonomi desa." Pesan nya.
Hartono Melalui perannya di Komisi C, ia memfasilitasi aspirasi petani muda, juga pelaku UMKM agar memperhatikan soal legalitas. Mengingat legalitas dalam usaha itu sagat penting. Ia juga sudah melaksanakan program di 2 (dua) titik, di Ngawi dan Magetan.
" SALEHA (Sadar Legalitas Berusaha) ini merupakan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ,ini untuk mendorong pelaku UMKM untuk mengurus perizinan, dan untuk Ponorogo kita akan usahakan nantinya."Pungkas Hartono. (Jaya).

